KELUARGA, CERITA, PSIKOLOGI, UMUM,

My photo
Just Ordinary Person Who Like Write (desktop mode to see more space view)
Powered By Blogger
Powered by Blogger.
RSS

CINTA : CARA MOVE ON DARI MANTAN KEKASIH

Menjaga Hati : By Indra Y.P



Dikhianati oleh seorang kekasih yang sangat kita cintai dan percaya memang sakit, bahkan mungkin luka itu tetap membekas dalam hati walaupun kita telah move on dan move up. Tidak mudah untuk melewati fase sakit hati pasca dikhianati, bahkan bisa berujung susah untuk berpikir dan sakit (umumnya demam) selama beberapa lama. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk benar – benar sembuh dari luka tersebut, bisa berhari – hari, berminggu – minggu, berbulan – bulan bahkan bunyi tahun, tergantung seberapa besar kadar cinta kita, apakah itu pengalaman pertama dan seberapa lama hubungannya. Lantas bagaimana cara menyembuhkan luka hati tersebut? Berikut beberapa tips yang dirangkum menurut penulis :

1.   Curhat dan mintalah kesembuhan kepada Allah SWT atau Tuhan
            Umumnya hal pertama yang akan kamu rasakan adalah sakit hati yang sangat besar, sulit berpikir, ingin segera cari penggantinya secara sembarangan. Maka dari itu, umumnya banyak orang yang mudah jatuh cinta lagi pasca di khianati. Jangan turuti perasaan tersebut, karena itu justru akan menjerumuskanmu pada cerita cinta kelam berikutnya, kamu akan terkesan mencintai dia yang baru hanya sebagai pelarian semata dan bisa jadi tidak benar – benar mencintai kekasih barumu. Cara pertama dan utama agar dapat sembuh dari segala penyakit adalah dengan meminta kepada Allah SWT atau Tuhan. Segala sesuatu terjadi atas izinnya, termasuk dalam hal sembuh dari sakit hati. Jangan berhenti berdoa dan berharap kesembuhan dari-Nya, utarakan segala rasa sakit yang kamu rasakan. Jangan menyerah jika itu belum dikabulkan dalam waktu dekat, sebab terkadang Allah tidak serta merta menjawab doa kita dalam sekejab. Hanya Allah yang tahu mengapa, yang jelas Dia yang maha tahu, Dia yang paling Tahu jalan yang terbaik untukmu.

2.   Jangan Merendahkan Diri, Hargai Dirimu Sendiri
          Bagi mereka yang menyakiti dan mengkhianati, tentu sangat mudah untuk move on dan merasa diri sangat berharga, sebab ada kepuasan sendiri bagi mereka jika berhasil mempermainkan banyak lawan jenisnya. Terlebih pengahaman dikalangan masyarakat khususnya anak muda bahwa orang yang sering gonta – ganti pasangan menunjukkan dia laku, sedangkan mereka yang jarang dan tidak pernah pacaran di anggap nggk laku atau jomblo ngenes. Padahal, pacaran itu jelas tidak baik. Justru bagi mereka yang sering gonta – ganti pasangan itu menunjukka sikap dan perilaku tidak dewasa dan cenderung main – main serta sembarangan. Sedangkan bagi kamu yang di sakiti, umumnya tidak mudah untuk move on dan itu wajar. Akan tetapi, jika berlarut – larut maka itu merupakan suatu kesalahan. Salah satu penyebabnya adalah kamu terlalu merasa diri rendah dan tidak pantas untuknya. Padahal justru sebaliknya, kamulah yang sangat berharga dan dia yang rendahan serta tidak pantas buat kamu. Ingat, “yang baik akan selalu untuk yang baik”. Dia yang rugi karena meninggalkan laki – laki atau wanita sebaik kamu yang setia dan cintanya sungguh – sungguh. Terlebih jika kamu orang yang sangat baik Iman dan Ahklaknya. Maka dia telah menyia – nyiakan memiliki seorang calon suami yang dapat membimbingnya dan atau menjaganya agar tetap berada dalam jalan kebaikan, yang cintanya tidak bisa di beli dan akan selalu menjaganya dari cinta yang lain, ia telah menyia – nyiakan untuk memiliki calon istri dan seorang ibu yang akan menjaga iman dan ahklak keluarga agar tetap kokoh dan mampu mendidik serta membesarkan anak – anaknya dengan baik dan penuh kasih sayang, dan mampu merawat suaminya dengan baik.

3.   Nasehati Diri Dengan Logika Cinta Yang Baik
            Cinta itu terkadang membutakan, mampu menghilangkan akal dan logika, meskipun ia seorang laki – laki yang umumnya memiliki logika yang kuat. Seringkali jugaorang sulit move on karena tidak memiliki logika yang baik dan benar. Ingatlah bahwa “seorang yang baik akan selalu untuk seorang yang baik”, ketika dirimu di khianati dan di sia – siakan, maka sebenarnya kamu sedang dijauhkan dari dia yang tidak baik. Tidak ada segala sesuatu yang kita katakan dan niatkan melainkan akan diuji, termasuk dalam hal percintaan. Dan suatu saat nanti, akan datang belahan jiwamu yang sejati, yang tidak akan menyia – nyiakanmu, yang sungguh – sungguh cintanya, yang baik dan akan setia bersamamu.

4.   Jangan Berusaha Mengerti Penghianat
           Satu lagi hal yang membuat kita susah untuk move on adalah selalu kepo dan berusaha mencari tahu alasan atau berusaha mengerti mengapa ia berkhianat, sebab umumnya mereka yang berkhianat tidak meninggalkan kejelasan atau cenderung membuatmu sebagai pihak yang bersalah bahkan cenderung berubah – ubah alasannya, yang karena ia tidak pantas untuk kamu dan sebagainya. Sampai dunia kiamat pun kamu tidak akan pernah menemukan jawabannya jika terus – menerus berusaha mengerti para penghianat, justru akan membuat penderitaanmu semakin berlarut – larut. Apapun alasannya, intinya hanya untuk melepaskan diri dari kamu, untuk beralih ke lain hati, untuk meninggalkanmu. Yang namanya penghianat ya penghianat, titik.

5.   Hadapi dan Biasakan
            Ketika sakit hati, maka jangan dihindari atau berusaha dilupakan secara paksa, karena itu justru bikin kamu semakin menderita dan sulit move on. Kalaupun move on, ujung – ujungnya baper dan galau kalau lihat seseorang atau sesuatu yang mirip atau berhubungan dia (seperti kesukaannya, hobinya, nama, dan lain – lain), bahkan akhirnya bisa jadi mudah balikan lagi. So, jangan hindari tapi hadapi dengan selalu menasehati diri dengna logika cinta yang baik dan biasakan. Secara psikologi, rasa galau dan tidak mudah move on itu sebenarnya akibat dari hilangnya kebiasaan – kebiasaan indah bersama yang sering dilakukan. Misal, jika kamu sudah terbiasa merokok bahkan jika sudah bertahun – bartahun lamanya, maka kamu akan sulit bahkan sangat sulit untuk move on dari rokok. Menurut penulis, seberapa lama kamu bisa move on tergantung dari seberapa besar kecintaanmu terhadapnya. Kalau penulis sendiri butuh waktu antara 1 sampai 2 tahun, walaupun hanya sekitar 1 atau 2 atau 3 bulan (udah lupa. Hehehe) menjalin hubungan bertunangan untuk serius mengarah ke arah pernikahan. Selain itu, tergantung dari keseriusanmu untuk move on dan juga tergantung dari kehendak Allah SWT, karena Dia-lah yang maha membolak – balikan hati. Saat itu, penulis belum punya logika sebaik sekarang, nah jika kamu udah tahu logika cinta yang baik seperti yang udah penulis jelaskan, maka semoga bisa lebih cepat move on ya.

6.   Sibukkan Diri Dengan Hal – Hal Bermanfaat
         Jangan biarkan waktumu habis hanya untuk memikirkan penghianat, gunakan waktumu untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat bagi kehidupanmu ke depan. Ingat selalu bahwa ada dia yang sejati sedang menunggumu di masa depan, kalau kamunya gitu – gitu aja susah move on, bagaimana dia mau masuk ke hatimu dan menjadi pasangan hidupmu. 
           
7.   Cari Lagi Setelah Sembuh
            Sebenarnya tidak mutlak harus sembuh terlebih dahulu, akan tetapi menurut penulis lebih baik jika sembuh terlebih dahulu agar kamu siap menerima cinta yang baru secara ihklas dan tulus. Sebab, jangan sampai kamu hanya jadikan dia yang baru dan tulus serta ihklas mencintaimu sebagai pelarian belaka. Carilah dengan lebih hati – hati.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Post a Comment