BSD City Tangerang : By Indra Y.P
Hijrah,
satu kata mudah diucapkan tapi nggak mudah buat dijalani. Hijrah itu belajar
untuk meninggalkan segala larangan-Nya dan mengerjakan perintah-Nya. Belajar
untuk meninggalkan pekerjaan yang haram, menolak yang haram dan dosa serta
menjauhinya. Singkatnya, belajar untuk menjadi lebih baik lagi dimata Allah
SWT. Yang membuatnya nggak mudah itu adalah perjalanannya. Tak jarang
kekecewaan dan derita yang diterima, ibarat Asiyah yang meninggal akibat
berhijrah. Berhijrah itu butuh hati dan iman yang kuat, sebab banyak cobaan
menanti didepan. Kala melihat mereka yang buruk justru sejahtera dan derita
bagi yang berhijrah. Terkadang di suatu titik ketika tangisan hati mulai
memuncak dan tak tertahankan, keluarlah air mata kesedihan seolah kehilangan
harapan, seolah ingin menyerah dan berhenti.
Begitu sulitnya melewati perjalanan
hijrah itu, entah sampai kapan, entah akan berapa lama lagi akan berakhir.
Setidaknya ingin sedikit saja melihat tanda - tanda cahaya hasil
kerja keras, ingin segera keluar dari derita itu dan menggapai apa yang di
inginkan. Tetapi, hati pun terasa berat dan berkata, “jikalau engkau berhenti,
maka sia – sialah perjalanan hijrahmu. Sia – sialah mimpi dan harapanmu tuk
berhijrah di jalan-Nya”. Hanya bisa bersabar, berdoa, berusaha dan menanti,
khususnya dikala hati bingung harus berbuat apa lagi. Meskipun kemudian pulih
dan terobati, suatu waktu ketika kesedihan dan kekecewaan hati mulai kembali
memuncak, kan kembali terlihat kesedihan yang nyata di raut wajah.
Sampai kapan perjalanan hijrah ini
kan menuai hasil, hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Dialah yang maha
mengetahui segala rahasia langit dan bumi, baik yang telah terjadi, sedang
terjadi maupun yang akan terjadi. Apapun yang terjadi, tetap yakinkan hati akan
suatu masa dimana perjalanan hijrah ini kan memberi manfaat bagi yang
melaksanakannya, baik di dunia maupun di akhirat. Meski hati tak pernah tahu,
akankah mampu bertahan hingga garis finish ataukah
berhenti ditengah jalan. Yang jelas, tidak mungkin Allah mengkehendaki sesuatu
terjadi kepada hamba-Nya melainkan sang hamba tersebut mampu melewatinya.
Semoga segera dapat melihat, merasakan dan menggapai hasilnya. Semoga segera
berada diakhir cerita hijrah yang telah lama dinantikan hati. Semua akan indah
pada waktunya.








0 komentar:
Post a Comment